Admin Seorang penulis di bisniskuy.com, sering berbagi tentang tips seputar bisnis online, peluang usaha, dan informasi bisnis lainnya

Saham Blue Chip : Pengertian, Kelebihan, Ciri, dan Cara Membeli

3 min read

saham blue chip

Bisniskuy.com – Mempelajari jenis saham yang tersedia di pasaran menjadi salah satu kewajiban bagi para pemain saham dan investor saat ini. Memilih saham yang terkuat dan memiliki likuiditas yang tinggi bisa memberikan keuntungan yang besar. Saham blue chip sering menjadi keunggulan bagi siapapun yang membutuhkan kepastian dalam bermain saham. Banyak keunggulan dan ciri tersendiri yang berbeda.

Pengertian Saham Blue Chip

Mencari kelompok saham yang lebih diminati dan menguntungkan adalah hal wajib untuk mengurangi risiko kerugian. Saham blue chip adalah kelompok saham yang popularitasnya lebih tinggi. Memiliki peminat yang banyak juga lebih stabil dengan risikonya yang kecil. Nilai yang dimiliki memang lebih tinggi dibandingkan dengan saham lainnya.

Menjadikannya sebagai saham yang berada di papan atas, atau unggulan bagi banyak pemain saham. Dinyatakan sebagai papan atas karena angka kapitalisasinya di tingkat pasar sangat besar. Menentukan bahwa perusahaan dengan nilai seperti ini di pasar saham bukan yang abal-abal. Biasanya akan memberikan deviden yang regular meskipun bisnis perusahaan tersebut berjalan buruk.

Istilah blue chip ini memiliki arti secara garis besar sebagai perusahaan yang stabil dengan saham yang besar, hal itu membuatnya memiliki pendapatan yang stabil, juga aset yang besar. Kebanyakan perusahaannya sudah dikenal luas oleh masyarakat dan diambil dari istilah kasino. Bahwa blue chips ini adalah counter dengan nilai yang paling besar.

Kelebihan Saham Blue Chip

  1. Saham yang Stabil

Hampir seluruh saham berjenis blue chip biasanya memiliki karakter yang lebih stabil. Membuat siapapun pemainnya memiliki keuntungan yang lebih tinggi.

  1. Banyak Peminatnya

Berbeda dengan saham lainnya, setiap saham berlabel blue chip selalu banyak diminati. Hal ini juga memberikan kemudahan bagi siapapun untuk memilih saham terbaik.

  1. Bisa Digunakan dalam Waktu Jangka Panjang

Anda selalu bisa mengandalkan saham berjenis blue chip untuk memastikan penggunaan jangka Panjang. Penurunan indeks atau likuiditas di pasar sangat jarang terjadi.

Ciri Saham Blue Chip

  1. Kapasitas Pasar yang Besar

Besarnya kapasitas suatu perusahaan di pasar saham bisa menentukan jika perusahaan tersebut dikatakan blue chip. Hal itu bisa dilihat dari dua sisi, yaitu segi modal bersih, kemudian aset dengan hitungan ril. Kapasitas ini pada pasarnya bisa menentukan reputasi perusahaan tersebut. Jika dilihat dari aset dan modalnya, maka haruslah selalu besar dengan jangkauan yang sangat luas.

Setiap aset dan modal yang kuat akan menjamin jika profit perusahaan cenderung stabil. Hal ini bisa menjamin keamanan bagi siapapun yang ingin bermain saham. Kebanyakan perusahaan dengan blue chip sudah dependen dan bukan emerging company. Artinya, mendorong perusahaan tersebut untuk menciptakan aset yang besar dengan kapasitas pasar yang baik.

  1. Reputasinya Selalu Baik

Perhatikan kembali reputasi perusahaan yang akan dipilih. Ketika reputasinya sangat tinggi dan dikenal oleh masyarakat luas, maka profit yang akan Anda dapatkan cenderung besar. Kestabilan reputasi yang dimiliki tersebut bisa menentukan bahwa suatu perusahaan bisa dikatakan blue chip pada pasar modal. Reputasi bisa ditentukan dari manfaat yang diberikan oleh perusahaan bagi masyarakatnya.

  1. Kinerja Perusahaan yang Baik

Kinerja bisa ditentukan dengan beberapa cara yang menunjukan realitas asli aktivitas dan kemajuannya. Termasuk mencari tahu peningkatannya dan seberapa banyak laba yang dihasilkan. Jika besarannya cukup signifikan, maka bisa disebut bahwa perusahaan tersebut adalah blue chip. Kinerja keuangan perusahaan harus dipastikan selalu sehat dengan manajemen yang profesional.

Ketika sudah mengetahui kinerjanya, pastikan jika hasil yang didapatkan cenderung stabil. Maka, dampaknya harus terlihat dari jangka yang panjang dengan minimal lima tahun kebelakang. Konsistensi ini menunjukan bahwa keuangan perusahaan selalu mendapatkan keuntungan. Dividen yang didapatkan oleh para pemegang sahamnya pun bisa lebih pasti.

  1. Menjadi Pemimpin di Pasar

Secara garis besar, hasil pasar menunjukan bahwa perusahaan sekelas blue chip selalu menjadi pemimpin pada suatu sektor saham. Hal ini bisa menjadi ciri yang bisa dengan jelas terlihat ketika Anda membeli saham. Bisa disebut juga sebagai market leader dan membuatnya diminati oleh banyak orang. Mereka cenderung banyak melakukan monopoli agar bisa menjadi bagian dari blue chip.

  1. Tingginya Likuiditas

Riset pasar mengenai likuiditas suatu perusahaan bisa menentukan profit yang akan Anda dapatkan. Likuiditas dari pasar yang tinggi tersebut bisa membuat suatu perusahaan memiliki saham blue chip. Tandanya adalah dengan jumlah saham yang tinggi di masyarakat luas. Maka, setiap persentase kepemilikan saham yang didapat perusahaan tersebut di publik cukup banyak.

Hal ini memicu transaksi saham yang jumlahnya cukup banyak setiap harinya. Dapat dipastikan, jika kepemilikan saham pada publik rendah, maka membuat harga sahamnya mudah untuk dimanipulasi. Semua itu tidak bergantung pada kapitalisasi pasar perusahaan tersebut yang besar. Sudah dipastikan jika perusahaan tersebut tidak termasuk blue chip.

  1. Pengalaman di Pasar Saham

Meskipun daftar saham blue chip di Indonesia sangat besar, Anda harus memastikan jika pengalaman perusahaan tersebut di pasar saham sudah cukup lama. Penilaian bisa dilihat dari track record yang dimiliki oleh perusahaan tersebut selama berada di bursa efek. Sudah pasti jika Anda harus merisetnya kurang lebih lima tahun kebelakang untuk menjamin reputasi dan pengalamannya.

Cara Membeli Saham Blue Chip

  1. Kunjungi Perusahaan Sekuritas Terpercaya

Hal pertama yang harus dilakukan sebagai cara membeli saham blue chip adalah mengunjungi perusahaan sekuritas. Kebanyakan saat ini pelaku saham dilakukan dengan online trading. Hal ini mengharuskan Anda untuk mendaftar melalui perusahaan, sekuritas termasuk memiliki aplikasi onlinenya. Tanpa hal ini, Anda tidak akan bisa melakukan trading jika belum bekerjasama.

  1. Pilih Saham yang Akan Digunakan

Hal paling penting untuk dilakukan ketika akan membeli saham adalah mencari tahu likuiditas dan reputasinya. Riset harus dilakukan dengan baik sebelum Anda mengunjungi kantor sekuritas. Ciri perusahaan yang sudah memiliki kategori blue chip sangat mudah ditemui dengan ciri di atas. Pastikan jika Anda tidak tertipu dengan reputasinya yang bersifat sementara saja.

  1. Setorkan Dana yang Harus Dibayarkan

Siapapun yang akan melakukan permainan saham di pasar, pasti membutuhkan dana awal. Sebagai salah satu modal untuk melakukan trading. Dana akan ditagihkan ketika Anda mengunjungi perusahaan sekuritas. Cobalah untuk mengkonsultasikan dana yang harus dibayarkan sesuai dengan saham yang dipilih. Terutama sesuai dengan keadaan finansial yang Anda miliki saat ini.

  1. Perhatikan Saham Blue Chip yang akan Dipilih

Perusahaan dengan saham ini memang banyak beredar. Akan tetapi, Anda harus bisa memastikan jika memang perusahaan tersebut termasuk unggulan di sektornya. Jika Anda harus memilih lebih dari dua saham berjenis blue chip, pastikan jika Anda memilih perusahaan dari kedua sektor yang berbeda dan cenderung lebih stabil dalam berbagai halnya.

Memilih saham perlu memerhatikan banyak faktor, termasuk popularitas dan keberadaan perusahaan tersebut di tingkat pasar. Saat ini, Anda bisa mencari tahu mana perusahaan yang menjadi saham blue chip dengan berbagai kriteria yang dimilikinya. Pastikan jika keberadaannya lebih stabil sebelum memilih menaruh saham pada perusahaan tersebut.

Admin
Admin Seorang penulis di bisniskuy.com, sering berbagi tentang tips seputar bisnis online, peluang usaha, dan informasi bisnis lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *