Aleena Mahasiswi yang suka menulis di sela-sela kesibukan kuliah. Suka berbagi tentang manajemen keuangan dan tips bisnis.

Pahami Pengertian Saham Dan Obligasi, Apa Perbedaannya?

2 min read

Saham Dan Obligasi

Terkadang banyak orang yang menganggap pengertian saham dan obligasi sama, karena keduanya sama sama usaha ataupun alat yang digunakan untuk dapat menghasilkan kekayaan. Namun kenyataannya, saham dan obligasi sangat berbeda. Oleh karena itu, simak beberapa ulasan nya berikut ini.

Kenali Istilah Saham Dan Obligasi

Saham memiliki arti sebagai jenis surat berharga yang bisa diperdagangkan pada bursa efek. Dengan kata lain, saham juga disebut sebagai bukti penyertaan modal pada suatu perseroan atau bukti kepemilikan atas suatu perusahaan tertentu. Bagi siapa saja yang memiliki saham, berarti orang tersebut juga ikut menyertakan modal atau juga memiliki perusahaan yang mengeluarkan saham.

Syarat kepemilikan saham dapat ditetapkan dalam anggaran dasar yang harus memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan oleh instansi yang berwenang. Jika persyaratan dalam kepemilikan saham sudah ditetapkan tapi tidak dipenuhi oleh pemilik saham, maka pihak yang memperoleh kepemilikan tidak dapat menjalankan hak selaku pemegang saham.

Sedangkan obligasi memiliki arti sebagai surat utang. Dimana obligasi dapat dikeluarkan oleh instansi pemerintah maupun juga perusahaan. Obligasi juga dapat dikatakan sebagai instrumen utang bagi perusahaan yang akan memperoleh modal. Untuk jangka waktu jatuh tempo dari obligasi, yaitu jumlah tahun yang dijanjikan oleh emiten untuk memenuhi kewajibannya.

Perbedaan Saham Dan Obligasi

Saham Dan Obligasi

Setelah mengetahui pengertian saham dan obligasi, tentu anda melihat bahwa saham dan obligasi memiliki makna yang cukup berbeda. Jika pada saham merupakan surat kepemilikan pada suatu perusahaan, sedangkan obligasi merupakan surat utang. Jika pemilik saham dianggap sebagai pemilik perusahaan, maka lain halnya jika pemilik obligasi hanya sebagai pemberi utang.

Sebab itu pada pemilik saham memiliki hak suara atas kebijakan perusahaan. Lain halnya dengan pemilik obligasi, yang tidak memiliki hak suara seperti pemilik saham. Sebagai orang yang memiliki perusahaan, tentu pemegang saham juga memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya terkait kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Tidak hanya itu saja perbedaanya, jika pemilik saham bisa mendapatkan keuntungan yang diperoleh dari laba suatu perusahaan, maka berbeda dengan obligasi. Yang mana pemilik obligasi bisa mendapatkan keuntungan yang berasal dari bunga pinjaman yang telah disepakati sebelumnya.

Selanjutnya, dari pengertian saham dan obligasi juga pastinya ada perbedaan yang mendasari saham serta obligasi dari segi jangka waktunya. Dimana pemilik saham tidak memiliki batas waktu tertentu selama perusahaan masih dapat berdiri maka pemilik saham memiliki hak atas bagiannya dari keuntungan perusahaan tersebut.

Namun jika pada obligasi, pada surat perjanjian tertera bunga yang dapat diperoleh serta ada pula jangka waktu berlaku. Oleh karena itu, anda bisa memilih saham untuk berinvestasi karena tidak adanya jangka waktu yang bisa membebaskan anda apabila sewaktu waktu memutuskan untuk menjual saham yang telah dimiliki.

Pada jangka waktu obligasi yang memiliki waktu terbatas tentu ada keuntungan tersendiri untuk anda. Dengan mudah anda bisa memperkirakan kapan jangka waktu berakhir kemudian anda bisa mengalihkan dana lebih tersebut pada jenis investasi lainnya pada saat waktu obligasi telah selesai.

Jika sudah memahami pengertian saham dan obligasi, sekarang waktunya anda untuk memahami perbedaan keuntungan yang bisa diperoleh. Apabila menggunakan saham, keuntungan dari perusahaan tersebut tidak dapat diperkirakan, dengan kata keseluruhan bergantung pada laba yang didapat pada perusahaan. Maka dari itu anda tidak bisa menaksir keuntungan yang akan didapatkan.

Berbeda dengan obligasi, jika anda menginginkan keamanan serta kepastian setiap bulannya, maka obligasi adalah solusi yang tepat bagi anda untuk melakukan investasi terbaik. Sebab pada investasi obligasi anda bisa memperoleh keuntungan yang cukup stabil pada setiap bulannya hingga pada waktu yang telah ditetapkan.

Setelah memahami pengertian saham dan juga obligasi, anda juga telah menyimak beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Dengan penjelasan tersebut, diharapkan anda bisa memahami dan dapat menentukan dengan bijak keputusan apa yang hendak anda ambil berdasarkan pada pertimbangan yang matang.

0
Aleena Mahasiswi yang suka menulis di sela-sela kesibukan kuliah. Suka berbagi tentang manajemen keuangan dan tips bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.