Aleena Mahasiswi yang suka menulis di sela-sela kesibukan kuliah. Suka berbagi tentang manajemen keuangan dan tips bisnis.

Jangan Bingung, Begini Perbedaan Reksadana Syariah Dengan Reksadana Konvensional

1 min read

Perbedaan Reksadana Syariah Dengan Reksadana Konvensional

Saat ini Reksadana pun sudah menyediakan konsep syariah. Tentu ada perbedaan yang mendasari antara Reksadana syariah dan juga Reksadana konvensional. Jika anda tertarik untuk menggunakannya, simak pengertian Reksadana syariah serta perbedaannya dengan Reksadana konvensional berikut ini.

Pembeda Antara Reksadana Syariah Dan Reksadana Konvensional

Tujuan Investasi Yang Berbeda

Karena pada Reksadana syariah memiliki konsep syariah Islam, tentu memiliki tujuan investasi yang cukup berbeda dengan Reksadana konvensional dalam hal prinsip serta tujuannya. Dimana bagi Reksadana syariah investasi yang dilakukan tidak hanya memprioritaskan keuntungan dengan sebesar besarnya.

Melainkan pada Reksadana syariah juga memikirkan beberapa nilai kebajikan sosial. Namun disisi lain, pada Reksadana konvensional selalu menginginkan adanya return yang tinggi. Untuk kedua Reksadana ini tentunya juga tidak dapat dilakukan dengan mudah. Yang mana masing masing Reksadana tetap membutuhkan proses waktu yang tidak singkat.

Prinsip Serta Pengelolaan Yang Berbeda

Pengertian Reksadana syariah adalah wadah mengumpulkan dana masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi dan disesuaikan dengan prinsip syariah. Dengan prinsip tersebut, Reksadana syariah juga mengelola produknya yang sudah terdapat dalam Daftar Efek Syariah. Yang mana daftar tersebut sudah diumumkan oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Lain halnya dengan Reksadana konvensional yang dipegang langsung oleh bank. Reksadana ini juga bisa diinvestasikan ke dalam semua efek seperti saham, deposito dan juga obligasi. Semua instrumen tersebut bisa dilakukan penyesuaian dengan memiliki batasan investasi yang dibuat oleh OJK.

Adanya Proses Pembersihan

Perbedaan Reksadana Syariah Dengan Reksadana Konvensional

Pada Reksadana konvensional tidak memilih istilah pembersihan pendapatan dengan cara memisahkan yang halal dan juga yang haram. Asalkan sudah sesuai dengan ketentuan dari investasi OJK, maka manajer investasi juga sudah bisa melakukan penjualan terhadap Reksadana konvensional.

Jika anda yang sudah mengetahui pengertian Reksadana syariah, pastinya juga memahami sekilas terkait dengan proses pembersihan atau cleansing yang wajib dilakukan oleh Reksadana syariah. Proses ini memiliki artian sebagai cara untuk memilah apakah perusahaan sudah memiliki pendapatan tidak halal ataukah malah sebaliknya.

Tahap pembersihan ini dianggap sangat penting jika anda menggunakan Reksadana syariah. Karena prinsip inilah yang mengedepankan adanya syariah Islam. Dimana segala pendapatan yang masuk harus sesuai dengan ketentuan Islam yang sudah dipatenkan. Pada pendapatan tidak halal nantinya dipisahkan dari beberapa jumlah investasi serta keuntungan halal.

Hasil dari jumlah penyisihan ini nanti akan diperuntukkan untuk keperluan kebaikan. Seperti keperluan amal atau disumbangkan. Dengan begitu, Reksadana syariah ini juga membantu kegiatan sosial yang bisa menguntungkan untuk saudara saudara yang sedang membutuhkan atau dalam kondisi kurang.

Peran Manajer Investasi

Manajer investasi adalah profesi yang dikenal dalam dunia investasi termasuk Reksadana. Peran manajer investasi adalah menentukan nilai saham dan juga membantu memperoleh legalitas dari Reksadana tersebut. Bila anda menggunakan Reksadana syariah, tentu peran ini cukup berbeda.

Pada Reksadana konvensional, manajer investasi ikut serta untuk mengelola serta menanggung resiko berdasarkan dengan prinsip prinsip kerjasama. Namun untuk pengertian Reksadana syariah dalam hal manajer investasi, yaitu mereka tidak menanggung kerugian meskipun ikut mengelola. Apabila investasi yang dilakukan gagal, maka yang menanggung kegagalan adalah investor serta pemodal.

Itu dia beberapa perbedaan dasar yang akan anda temui seputar Reksadana konvensional serta Reksadana syariah. Tentu dalam setiap sistem investasi memiliki kelebihan serta kekurangan. Oleh sebab itu pilihlah Reksadana yang memang sesuai dengan keinginan anda. Dan pelajari pula dengan matang sebelum memutuskan untuk memilih Reksadana yang akan anda gunakan.

0
Aleena Mahasiswi yang suka menulis di sela-sela kesibukan kuliah. Suka berbagi tentang manajemen keuangan dan tips bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.