Dony Raditya Saya sekarang bekerja di posisi Digital Marketing. Di posisi ini saya belajar sihir, karena bisa menyihir bisnis kalian supaya bisa muncul di halaman pertama mesin pencari dan seluruh sosial media.

10 Bisnis Franchise Kopi Kekinian dan Tips Menjalankannya

3 min read

bisnis franchise kopi

Bisniskuy.com – Saat ini, usaha kopi mengalami perkembangan yang cukup pesat. Salah satu produk kopi yang sedang booming di kalangan masyarakat adalah kopi susu. Tak heran, jika banyak bisnis franchise kopi kekinian yang menawarkan produk terbaiknya.

Hal itu dikarenakan brand kopi saat ini menawarkan konsep waralaba atau franchise. Siapa pun bisa menjadi investor dari merek kopi tersebut. Modal yang dibutuhkan cukup bervariatif, yaitu mulai dari Rp7.000.000 hingga ratusan juta rupiah. Bagi Anda yang ingin terjun ke bisnis franchise, berikut ini adalah brand kopi kekinian yang paling laris di Indonesia.

10 Bisnis Franchise Kopi yang Paling Laku

Usaha kopi kekinian memang sedang populer di Indonesia. Apalagi, masyarakat Indonesia terutama generasi milenial memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap kopi. Maka dari itu, berbagai brand kopi terus mengeluarkan inovasinya untuk menggaet kalangan masyarakat yang gemar minum kopi. Berikut ini adalah 10 franchise kopi yang paling laku di Indonesia:

  1. Janji Jiwa

Kopi Janji Jiwa terbilang sukses menarik minat kalangan milenial di Indonesia. Sebab, brand kopi yang satu ini menyajikan kopi lokal dengan cita rasa yang pas di lidah masyarakat. Menu kopi yang paling banyak dibeli adalah es kopi susu. Harganya sendiri cukup terjangkau, yaitu Rp15.000 hingga Rp30.000 untuk seluruh varian.

Saat ini, gerai kopi Janji Jiwa sudah tersebar di seluruh Indonesia. Anda pastinya sering menemukan gerai kopi ini di mana pun. Jika Anda berminat untuk memiliki franchise kopi ini, maka bisa mengunjungi akun Instagramnya di @kopijanjijiwa.

  1. Kulo

Salah satu bisnis franchise kopi kekinian ini memiliki menu andalan, yaitu Avocatto. Harga kopi yang ditawarkan Kulo bervariatif, yaitu mulai dari Rp12.000 hingga Rp20.000. Sejak 2017 lalu, Kopi Kulo sudah memiliki sekitar 300 gerai yang tersebar di Indonesia. Anda bisa menemukan gerai kopi ini di mana saja.

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki franchise kopi ini, maka harus merogoh kocek sekitar Rp120 juta per booth. Anda bisa mengecek akun Instagramnya di @kedaikopikulo.

  1. Kopi Yor

Kopi Yor menyajikan perpaduan kopi dan kelapa kopyor. Hal ini yang membuat banyak orang penasaran mencoba menu yang satu ini. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000.

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki franchise Kopi Yor, maka bisa mengunjungi akun Instagramnya di @kopiyor. Modal yang harus Anda keluarkan adalah sekitar Rp90.000.000.

  1. Cetroo Coffee

Gerai kopi kekinian yang satu ini sudah beroperasi lebih dari satu dekade. Cetroo Coffee menawarkan paket franchise dengan harga sekitar Rp85.000.000 (booth) dan Rp60.000.000 (tanpa booth).

Biaya tersebut sudah termasuk dengan peralatan untuk membuat produk, bahan-bahan, media iklan atau promosi, dan pelatihan bagi seluruh karyawan. Jika Anda berminat untuk memiliki franchise Cetroo Coffee, bisa mengunjungi lamannya di www.cetroocoffee.com atau menghubungi 0813 2895 6766.

  1. Kopi Cuan

Kopi Cuan juga memiliki beberapa minuman kopi yang paling banyak dicari, yaitu kopi soklat, kopi tulen, vanyilaluki, dan kopi rum. Saat ini, Kopi Cuan memiliki lebih dari 10 gerai yang tersebar di Jakarta, Samarinda, Bali, dan Bandung.

Jika Anda tertarik untuk memiliki franchise kopi ini, maka bisa mengirim email melalui info.kopicuan@gmail.com.

  1. Coffee Toffee

Coffee Toffee menyajikan konsep kedai kopi kekinian atau modern. Tidak hanya menyuguhkan menu kopi saja, namun Coffee Toffee juga menyediakan beragam menu makanan, seperti toast dan pasta. Jika Anda ingin memiliki franchise Coffee Toffee, maka bisa menyiapkan modal sekitar Rp150 juta.

  1. Foresthree

Foresthree mengutamakan produk yang terbuat dari bahan-bahan segar dan berkualitas. Menu yang paling recommended di Foresthree adalah kopi dan teh yang dipadukan dengan buah. Target marketing yang diincar oleh Foresthree sangat cocok untuk remaja hingga dewasa berusia 30 tahun.

Lokasi yang paling ideal untuk membuka franchise kopi ini adalah dekat kampus atau gedung perkantoran. Sebab, daerah tersebut ramai dan sering dilewati oleh para mahasiswa dan pekerja.

  1. Segede Gaban

Segeda Gaban mengambil konsep ukuran besar untuk seluruh menu makanan dan minumannya. Dengan konsep tersebut, Anda bisa mengambil peluang untuk membuka franchise kopi ini. Sebab, masih banyak brand yang belum berani mengambil konsep tersebut.

  1. Choc

Brand minuman kekinian ini memadukan cokelat di setiap menunya. Selain itu, Co.Choc juga menyajikan menu boba, dan pastinya mengikuti tren minuman yang sedang populer saat ini. Modal yang Anda perlukan untuk memulai franchise ini adalah sekitar Rp95.000.000. Harga minumannya pun cukup beravariatif, yaitu mulai dari Rp8.000 hingga Rp20.000.

  1. Bhumi Coffee

Brand kopi kekinian ini menawarkan dua konsep kedai, yaitu Bhumi Coffee dan Bhumi Express. Bhumi Coffee sendiri menyuguhkan konsep tempat yang membuat para pelanggannya dapat menikmati kopi secara dine-in.

Sementara untuk Bhumi Express, hanya melayani pemesanan secara take away. Bhumi Coffee menawarkan peluang untuk franchise dengan modal sekitar Rp85.000.000.

Tips Menjalankan Bisnis Franchise Kopi

Membuka franchise kopi memang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Sebenarnya, modal tidak menjadi halangan bagi Anda untuk menjalani bisnis dengan peluang yang cukup menjanjikan. Berikut ini adalah tips menjalani franchise kopi kekinian:

  1. Menentukan Konsep Usaha

Sebelum Anda merintis franchise kopi, maka harus menentukan konsepnya terlebih dahulu. Konsep usaha akan membuat para investor tertarik untuk mengeluarkan modal. Maka dari itu, Anda harus menyusun konsepnya dengan baik.

Anda bisa mengembangkan atau membuat konsep yang unik. Jangan sampai Anda mengusung konsep yang sudah ada saat ini.

  1. Mengkaji Bisnis

Anda harus mempelajari bisnis yang akan dilakukan saat mengembangkannya. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan jumlah modal yang dibutuhkan dan manfaat yang akan didapatkan oleh para investor.

Selain itu, Anda juga harus menghitung waktu yang dibutuhkan agar modalnya bisa kembali pada para investor. Semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk memutar modal, maka para investor akan semakin tertarik.

  1. Memiliki SOP yang Baik

Bisnis franchise juga harus memiliki SOP yang baik. Hal itu bertujuan untuk menentukan standar pelayanan dan produk yang sama di setiap gerai franchise. SOP yang harus diperhatikan adalah pemilihan bahan produk, cara menyimpan, menyajikan, dan sistem pelayanan terhadap konsumen.

  1. Mendaftarkan Merek Dagang

Brand atau merek menjadi hal terpenting dalam sebuah usaha, terutama franchise kopi. Sebab, orang-orang akan mengingat gerai milik Anda dari namanya. Maka dari itu, Anda harus membuat merek yang unik dan mudah diingat oleh banyak orang.

Selain itu, Anda harus berhati-hati jika adanya penjiplakan nama usaha atau tempat. Dengan Begitu, Anda bisa mendaftarkan merek usaha tersebut ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Jika Anda memiliki modal yang cukup, maka sudah bisa membangun bisnis franchise kopi kekinian di atas. Sebab, bisnis tersebut memiliki peluang yang cukup menjanjikan mengingat banyak masyarakat yang gemar minum kopi.

Dony Raditya Saya sekarang bekerja di posisi Digital Marketing. Di posisi ini saya belajar sihir, karena bisa menyihir bisnis kalian supaya bisa muncul di halaman pertama mesin pencari dan seluruh sosial media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *