Admin Seorang penulis di bisniskuy.com, sering berbagi tentang tips seputar bisnis online, peluang usaha, dan informasi bisnis lainnya

Supplier: Arti, Ciri-ciri, Tugas, Fungsi, dan Cara Kerjanya

3 min read

arti supplier

Bisniskuy.com – Dalam dunia bisnis terdapat istilah supplier, mungkin Anda sudah familiar dengan istilah ini. Akan tetapi apakah Anda sudah mengetahui arti supplier? Bagi Anda yang ingin terjun di dunia bisnis, sebaiknya paham mengenai supplier termasuk tugas, fungsi, dan cara kerjanya. Meskipun kata supplier sudah sering diucapkan, namun tidak sedikit orang yang belum paham mengenai supplier.

Arti Supplier

Supplier artinya pemasok, seringkali masyarakat umum menggunakan kata pemasok untuk menggantikan penyebutan supplier. Lalu apa arti supplier? Supplier yaitu pihak yang memasok sumber daya berupa bahan baku atau bahan setengah jadi. Sumber daya tersebut nantinya akan dijual kepada pihak lain untuk diolah agar menghasilkan barang atau jasa tertentu.

Pihak yang dimaksud ialah perseorangan perusahaan. Sehingga didefinisikan bahwa supplier merupakan individu atau perusahaan yang kegiatannya menjual bahan baku kepada individu atau perusahaan lain yang membutuhkan. Suatu individu maupun perusahaan dalam kegiatan produksinya membutuhkan pihak supplier untuk kelancaran produksinya sehingga dapat menghasilkan barang atau jasa.

Seringkali terjadi salah pengertian dalam kehidupan sehari-hari, yakni menyamakan supplier dengan distributor. Padahal keduanya memiliki fungsi, tugas, dan cara kerja yang berbeda. Bedanya ialah supplier menjual bahan mentah kepada perusahaan. sedangkan distributor itu menyalurkan produk hasil produksi perusahaan kepada konsumen yang membutuhkan.

Jadi jika ada yang bertanya apa itu supplier, Anda bisa mengatakan bahwa supplier itu penyedia bahan dalam jumlah yang relatif besar untuk memenuhi kebutuhan produksi suatu perusahaan. Contoh dari supplier ialah supplier kelapa sawit yang memasok sawit dan kemudian menjualnya kepada perusahaan produksi minyak goreng.

Ciri-ciri Supplier

Agar bisa lebih paham mengenai arti supplier, sebaiknya Anda juga paham mengenai ciri-ciri dari supplier. Berikut merupakan ciri-ciri yang dimiliki oleh sebuah supplier:

  1. Produk yang dijual merupakan bahan mentah atau bahan setengah jadi. Oleh karena itu supplier menjual barangnya kepada perusahaan yang membutuhkan bahan baku tertentu untuk menghasilkan produk yang siap dikonsumsi. Contohnya ialah seperti sayur, buah, plastic, kertas, dan lain-lain.
  2. Menyediakan produk atau bahan yang relatif besar jumlahnya.
  3. Sering bekerjasama dengan perusahaan produksi karena merupakan pemasok bahan baku.

Fungsi dan Tugas Supplier

Dalam dunia bisnis, pihak supplier menjadi salah satu pihak yang penting untuk kelancaran produksi. Selain penting bagi kegiatan produksi, supplier juga sangat penting bagi pihak konsumen. Tanpa adanya pihak supplier kegiatan produksi tidak akan berjalan sehingga kebutuhan konsumen pun juga tidak akan terpenuhi. Berikut merupakan fungsi dan tugas dari seorang supplier:

  1. Sebagai pihak yang selalu memastikan bahwa bahan mentah atau bahan baku selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan pihak produksi (individu atau perusahaan). Hal ini merupakan fungsi dan tugas yang paling utama dari seorang supplier.
  2. Memastikan kualitas bahan baku yang akan diterima oleh pihak lain. Bahan baku yang dijual supplier harus dalam keadaan baik agar nantinya dapat diolah menjadi sebuah produk yang bermanfaat.
  3. Karena supplier menyediakan bahan baku dalam jumlah besar, maka pihak supplier harus mengatur proses penyimpanan. Hal tersebut dilakukan sebelum bahan diterima oleh pihak lain agar pada saat bahan diterima pihak lain kondisinya masih terjaga.
  4. Supplier juga mengatur pengiriman bahan kepada pihak lain. Pengiriman bahan yang dilakukan supplier juga harus tepat waktu sesuai kebutuhan pihak lain.

Jenis-jenis Supplier

Supplier memiliki jenis yang berbeda dikarenakan produk yang dihasilkannya juga berbeda. Ada dua jenis supplier berdasarkan perbedaan produk yang dihasilkan, berikut adalah jenisnya:

  1. Supplier Produk Barang

Supplier jenis ini memasok bahan mentah atau bahan baku kepada perusahaan dimana perusahaan tersebut menghasilkan suatu barang. Jadi supplier ini memasok suatu bahan mentah yang nantinya akan diolah oleh perusahaan untuk dijadikan barang. Barang tersebut merupakan barang jadi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Contoh dari supplier produk barang ialah jika ada sebuah perusahaan di bidang percetakan buku. Maka perusahaan tersebut membutuhkan bahan mentah, salah satunya ialah kertas. Pihak supplier yang bekerjasama akan memasok barang berupa kertas. Perusahaan akan bekerjasama dengan banyak supplier karena bahan yang dibutuhkan juga bermacam-macam.

  1. Supplier Produk Jasa

Supplier produk jasa memasok bahan mentah kepada perusahaan dimana perusahaan tersebut akan mengolah bahan tersebut menjadi suatu produk. Jadi bahan mentah yang dijual supplier kepada perusahaan akan diolah untuk dijadikan produk jasa. Produk jasa tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Contoh dari supplier ini adalah jika terdapat suatu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan. Maka perusahaan tersebut membutuhkan aplikasi atau software tertentu guna untuk membantu pengelolaan keuangan. Pihak supplier akan menyediakan aplikasi atau software tertentu yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan keuangan tersebut.

Cara Kerja Supplier

Setelah memahami apa arti supplier Anda pasti akan bertanya bagaimanakan cara kerja seorang supplier. Dalam melaksanakan kegiatan operasional dan tugasnya, supplier memiliki berbagai cara kerja sehingga dapat bekerjasama dengan suatu perusahaan. Tidak jauh berbeda dengan konsumen dan produsen, supplier juga mencari keuntungan. Berikut merupakan sistem atau cara kerja yang dimiliki oleh supplier.

  1. Pengadaan Bahan Baku

Supplier mencari bahan baku atau bahan mentah yang dibutuhkan perusahaan dengan cara individu atau kelompok. Maksudnya ialah jika individu berarti supplier memasok produknya oleh pihak supplier itu sendiri. Sedangkan secara kelompok ialah supplier dapat bekerjasama dengan pihak supplier lain dalam mencari bahan baku.

  1. Informasi Bahan Baku

Pihak supplier harus tahu dan paham mengenai bahan mentah atau produk yang dipasoknya. Oleh karena itu seorang supplier akan membuat informasi mengenai bahan yang mereka pasok. Dengan adanya informasi tersebut dapat membuat seorang produsen lebih percaya.

  1. Pemasaran

Pihak supplier dalam menjual produknya juga harus melakukan pemasaran. Guna melakukan pemasaran ialah agar banyak perusahaan yang tahu mengenai supplier tersebut sehingga banyak perusahaan yang ingin bekerjasama. Pemasaran supplier dapat dilakukan secara online maupun offline.

  1. Bekerjasama dengan Perusahaan

Kunci sukses dari seorang supplier ialah jika ada perusahaan yang bekerjasama dengannya. Karena dengan begitu produk yang ditawarkan supplier dapat terjual dan memberikan keuntungan. Bekerjasama juga dapat membuat perusahaan tersebut berlangganan kepada supplier sehingga sudah jelas kemana seorang supplier harus menjual produknya.

  1. Menjaga Kualitas

Memastikan kualitas produk tetap baik adalah hal terpenting dari seorang supplier. Jika produk yang dipasoknya memiliki kualitas yang baik, maka perusahaan akan membeli produk dari supplier tersebut. Selain itu dapat meningkatkan jumlah perusahaan yang bekerjasama dengan supplier tersebut.

Pihak supplier melakukan kegiatannya karena memiliki tujuan yakni mencari keuntungan. Agar supplier tetap mendapat keuntungan maka pihak supplier haruslah sukses. Cara agar seorang supplier bisa sukses diantaranya ialah selalu memiliki stok produk, menjaga kualitas, dan paham mengenai produk yang akan dipasoknya.

0
Admin
Admin Seorang penulis di bisniskuy.com, sering berbagi tentang tips seputar bisnis online, peluang usaha, dan informasi bisnis lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *